SELAMAT DATANG DI AGEN BOLA & CASINO TERPERCAYA DIVABET365 | NIKMATI BANYAK PERMAINAN DARI BOLA, CASINO, POKER, SLOT HINGGA TOGEL...
Frank Lampard Bukan Klona Jose Mourinho

Frank Lampard Bukan Klona Jose Mourinho - Manajer Chelsea, Frank Lampard, menegaskan dirinya mempunyai cara melatih sendiri. Dia tak mau disebut sebagai klona Jose Mourinho. Lampard mulai menangan The Blues di musim ini. Di pramusim, tujuh laga dijalani Chelsea. Hasilnya, mereka memetik empat kemenangan, dua hasil imbang, dan sekali menelan kekalahan. Komparasi Lampard dengan Mourinho pun muncul. The Special One merupakan salah satu manajer paling lama menangani Lampard, dari 2004-2007.

Frank Lampard Bukan Klona Jose Mourinho

Hasilnya, Lampard dan Mourinho menyumbangkan sebanyak delapan gelar. Rinciannya, tiga gelar Liga Inggris, satu Piala FA, tiga Piala Liga Inggris, dan satu Community Shield. Oleh karena itu, wajar kalau Lampard diyakini mewarisi banyak ilmu dari manajer asal Portugal itu. Aku mengambil tips dan ide dari semua manajer yang pernah menanganiku. Aku tak mencoba untuk menjadi klona Jose Mourinho atau Carlo Ancelotti, atau Guus Hiddink.

Aku mencoba untuk menjadi diriku sendiri tapi mendapat pengaruh dari mereka. Beberapa manajer lebih people manager, beberapa manajer taktik. Aku sudah berusaha keras untuk mensejajarkan eraku di Chelsea dan siapa saja. Cheslea akan mendapatkan lawan berat di pekan pertama Liga Inggris. Si Biru menghadapi Manchester United di Old Trafford, Minggu malam WIB.

Frank Lampard merasa Ole Gunnar Solskjaer tak pantas dikritik keras oleh fan Manchester United. Ia menanti kinerja Solskjaer di musim ini. Duel MU kontra Chelsea bakal tersaji pada pekan pertama Liga Inggris 2019/2020 di Stadion Old Trafford, Minggu malam WIB. Laga ini akan mempertemukan dua legenda klub yang kini menduduki posisi manajer yaitu Solskjaer dan Lampard.

DIVABET365 Situs Agen Bandar Judi Bola Casino Online Sbobet Terpercaya

Solskjaer sudah menukangi Setan Merah sejak Desember tahun lalu pasca dipecatnya Jose Mourinho. Sementara Lampard bakal menjalani musim debutnya duduk di kursi manajer The Blues. Jelang pertemuan kedua manajer tersebut, Lampard enggan terpengaruh dengan hasil buruk MU dalam berapa laga terakhir di musim lalu. Pria 41 tahun ini memilih membela Solskjaer, yang menurutnya tak layak mendapatan kritik berlebihan akibat torehan Setan Merah itu.

Saya menyadari hal tersebut dan itu datang untuk posisinya. Ini berlebihan untuk setiap orang di sepakbola. Saya pikir itu mungkin terlalu keras karena hal tersebut adalah sesuatu yang harus dihadapinya. Anda harus melihat apa yang bisa dia lakukan di musim ini. Saya tidak terlalu banyak mendengarkan hal-hal yang lain.

Di akhir musim lalu, Performa MU menurun drastis dengan hanya mampu meraih dua kemenangan dalam sembilan laga. Hal tersebut membuat mereka harus puas mengakhiri musim di urutan ke-6. Torehan tersebut juga seakan menghapus catatan apik Solskjaer di awal kedatangannya sebagai juru latih MU. Saat itu, ia mampu mengantarkan The Red Devils meraih 14 kemenangan dalam 17 laga.